Tersebar sebuah kabar menggemparkan di seluruh kerajaan sampai ke negara seberang.

Tersebar sebuah kabar menggemparkan di seluruh kerajaan sampai ke negara seberang. Malam tadi,Sang Raja besar telah terbunuh dengan luka parah tepat di dadanya. Jasadnya ditemukan di ruang kekaisarannya.
Satu satunya saksi yang sempat menyaksikan wajah pembunuh hanya sang pengawal pribadinya. Pernyataan saksi lemah. Saksi diduga pengidap prosopagnosia.

Sang putra ketiga,Aksaka,menemukan sebuah panah berlumuran darah di dekat kursi tahta. Putra pertama,Rka,adalah satu-satunya pemain busur dan panah. Seorang prajurit memberi tahu adanya jejak kaki berlumpur menuju keluar dari ruangan tersebut. Diduga jejak kaki milik putra kedua,Zargo,diketahui dia seorang petualang yang suka berburu. Pengurus bagian pemasok makanan mengaku melihat jubah merah seperti milik putra ketiga,lewat di lorong menuju ruang kekaisaran.

Lagi-lagi,pernyataan saksi ditolak. Pemasok makanan merupakan penderita akromasi. Tersisa dua bukti yang mengarah pada putra pertama dan putra kedua.

Malam dihari pemakaman Sang Raja,penasihat kerajaan menemukan bukti terbaru,di panah itu terukir; 60ㅤ1ㅤ2ㅤ6ㅤ200ㅤ6

Pecahkan sandi,dan tangkap pembunuh.​

Leave a Reply

Your email address will not be published.